Babinsa Turun Tangan: 1.778 Keluarga Desa Sragi Terima Beras dan Minyak Goreng, TNI Pastikan Tak Satu Pun Warga Tertinggal

SONGGON, BANYUWANGI — Pendopo Balai Desa Sragi berubah menjadi titik harapan bagi ribuan warga, Sabtu (13/6/2026) pagi. Di bawah pengawasan ketat Babinsa Koramil 0825/20 Songgon, Serka Suhartono, sebanyak 1.778 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengantri tertib untuk menerima bantuan pangan pemerintah berupa 20 kilogram beras medium dan 4 liter minyak goreng per keluarga — sebuah mandat negara yang kali ini ditunaikan tanpa cela.

Penyaluran yang mencakup periode bantuan Februari dan Maret 2026 ini berjalan dengan mekanisme yang rapi: setiap warga wajib menunjukkan surat undangan, KTP, dan Kartu Keluarga sebelum menerima haknya. Kepala Desa Sragi, Hartono, S.H., hadir membuka kegiatan sekaligus memimpin barisan kepala dusun se-desa untuk memastikan distribusi tepat sasaran. Enam petugas Bulog turut disiagakan, menjamin rantai logistik bantuan berjalan tanpa hambatan dari gudang hingga ke tangan penerima.

“Kehadiran Babinsa bukan sekadar formalitas. Ini adalah wujud nyata komitmen TNI bahwa setiap warga berhak mendapat bantuan secara adil, tertib, dan bermartabat. Kami memastikan tidak satu pun keluarga yang berhak terlewatkan.” Ungkap Kapten Kavaleri Andoko, Danramil 0825/20 Songgon

Peran Serka Suhartono selaku Babinsa wilayah Desa Sragi menjadi kunci kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Bukan sekadar hadir sebagai penonton, ia aktif mendampingi proses antrean, mengurai potensi kerumunan, dan memastikan kondisi tetap kondusif dari awal hingga akhir distribusi. Sinergi antara aparat desa, TNI, dan Bulog terbukti menjadi formula ampuh dalam menyukseskan program bantuan sosial yang menyentuh hampir dua ribu keluarga sekaligus dalam satu hari.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai dalam suasana yang tertib, lancar, dan aman — sebuah capaian yang tidak datang begitu saja, melainkan buah dari perencanaan matang dan kesiapan personel di lapangan. Bagi ribuan keluarga Desa Sragi, pagi itu bukan sekadar hari penerimaan bantuan pangan; ia adalah bukti bahwa negara — melalui tangan-tangan prajuritnya — masih hadir dan peduli di tengah-tengah mereka.

~Kodim Banyuwangi semakin produktif,

#Produktif,
#Bhirawaaniraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *