Songgon, Banyuwangi – Dalam upaya mempertahankan kedaulatan kawasan hutan negara dan menegakkan supremasi hukum di wilayah perbatasan, Bintara Tinggi Tata Usaha Urusan Dalam (Batituud) Koramil 0825/20 Songgon bersama empat personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) melancarkan operasi patroli gabungan yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan keamanan. Operasi yang berlangsung pada Senin (22/12/2025) pukul 09.00 WIB ini menargetkan Petak 11C-7 Resort Pemangku Hutan (RPH) Bayu, BKPH Rogojampi, KPH Banyuwangi Barat, bertempat di Dusun Pelantaran, Desa Bayu, Kecamatan Songgon. Kehadiran pasukan TNI menunjukkan keseriusan negara dalam menjaga aset strategis bangsa dari ancaman pencurian kayu, perambahan liar, hingga aktivitas ilegal yang kerap mengganggu keseimbangan ekosistem hutan.
Operasi bernuansa militer ini dipimpin langsung oleh Peltu Zainul Arifin selaku Batituud Koramil Songgon yang membawahi empat personel Babinsa terlatih. Kekuatan TNI ini berkonsolidasi dengan jajaran kepolisian Polsek Songgon di bawah komando Akp Pudji Wahyono, S.H., serta unsur Perhutani yang diwakili oleh Bapak Indra Gunawan selaku Wakil Kepala Bina Hutan (Wakabinhut) Administrasi Banyuwangi Barat dan Bapak Adi Raharjo sebagai Asisten Perhutani (Asper) beserta anggotanya. Turut mengawal operasi adalah Plt. Camat Songgon Muhammad Norawi, S.Sos., M.Si., serta Akp Donni Ariadi selaku Pabinjagawana, dan didampingi Ibu Yulia Herlia, S.T. sebagai Kepala Desa Bayu. Sinergi multisektor ini membuktikan komitmen pemerintah dalam menjaga kawasan hutan sebagai paru-paru dunia dan sumber daya alam strategis negara.
Rangkaian operasi dimulai dengan apel persiapan di pendopo Kantor Balai Desa Bayu. Setelah pengarahan taktis dan pembagian sektor wilayah, pasukan bergerak menuju lokasi target dengan formasi tempur standar TNI untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Patroli dilaksanakan secara intensif menyisir setiap sudut kawasan hutan seluas ratusan hektare, memeriksa jalur-jalur tersembunyi yang biasa digunakan pelaku kejahatan kehutanan, serta memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan yang mengancam kelestarian hutan. Usai operasi lapangan, seluruh personel kembali ke pendopo Balai Desa Bayu untuk melaksanakan istirahat sementara (isoma) dan evaluasi hasil patroli sebelum bersiap untuk operasi lanjutan.
Menanggapi kesuksesan operasi ini, Komandan Koramil (Danramil) 0825/20 Songgon, Kapten Kaveleri Andoko menegaskan, **”Patroli gabungan ini merupakan manifestasi nyata dari semangat kebersamaan TNI-Polri dan stakeholder terkait dalam menjaga kedaulatan wilayah dan aset negara. Kami tidak akan mentolerir aktivitas ilegal di kawasan hutan yang merusak ekosistem dan merugikan negara. Kehadiran Koramil dan Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian alam. Operasi serupa akan terus kami intensifkan secara berkala dan terukur demi terciptanya kondisi kamtibmas yang kondusif dan terjaganya sumber daya hutan untuk generasi mendatang.”** Operasi yang berlangsung tertib, lancar, dan aman ini mencerminkan profesionalisme dan koordinasi solid antarlembaga dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tingkat akar rumput.
~Kodim Banyuwangi semakin produktif,
#Produktif,
#Bhirawaanoraga.
