Komandan Koramil Songgon Pandu Survey Strategis Jembatan Gantung Sungai Binau: Infrastruktur Penghubung Desa Songgon Siap Dikerjakan

Songgon, Banyuwangi — Dalam langkah nyata mewujudkan infrastruktur penghubung antar dusun, Kapten Kav Andoko selaku Danramil 0825/20 Songgon memimpin tim survey lokasi pembangunan Jembatan Gantung Sungai Binau pada hari Sabtu, 2 Februari 2026. Pengecekan lapangan yang dilaksanakan pukul 09.00 hingga 11.00 WIB tersebut melibatkan jajaran Babinsa Koramil Songgon dan perangkat desa, menunjukkan komitmen TNI dalam mendampingi pembangunan infrastruktur dasar masyarakat pedesaan. Jembatan sepanjang 45 meter ini akan menghubungkan dusun Gumuk Candi dengan dusun Kerajan belakang Pasar, membuka akses transportasi bagi ribuan pelajar dan petani yang selama ini menghadapi hambatan mobilitas akibat ketiadaan infrastruktur memadai.

Tim yang terdiri dari Peltu Zainul Arifin selaku Bati Tuud Koramil, Pelda Arief  sebagai Staf Teritorial dari Kodim 0825/Banyuwangi, Sertu Beni dari Zibang Kodim, serta Serka Eko Purwanto sebagai Babinsa Desa Songgon melakukan analisis teknis mendalam di lapangan. Kehadiran Kepala Desa Songgon Bpk. M. Qodiri, SH bersama para Kepala Dusun dari kedua dusun yang terhubung menandakan kesepakatan solidaritas membangun untuk kemajuan bersama. Hasil survei menunjukkan dimensi jembatan dirancang dengan lebar 1,8 meter, disesuaikan untuk lintasan pelajar dan kendaraan roda dua dengan keranjang hasil pertanian menuju pusat pasar. Spesifikasi teknis tersebut telah dikonsultasikan dan disetujui oleh tim ahli Kodim, mencerminkan standar keamanan dan fungsionalitas yang komprehensif.

Tidak hanya aspek teknis infrastruktur yang terukur, survey lapangan juga mengidentifikasi solusi aksesibilitas untuk peralatan berat eksavator yang akan digunakan dalam konstruksi. Rencana akses masuk memanfaatkan rute dari sisi barat melalui jalur Sungai Binau, menghindari gangguan terhadap pemukiman warga setempat. Dalam upaya pelebaran jalan pendekatan, masyarakat menunjukkan kerelaan untuk menerima proses penebangan dua pohon—pohon manggis dan pohon sengon—sebagai bagian dari pengorbanan demi kepentingan publik yang lebih besar. Antusiasme warga Dusun Gumuk Candi dan Dusun Kerajan dalam berkomitmen membantu proses pembangunan menjadi modal sosial kuat yang akan mendorong kelancaran realisasi proyek.

Kegiatan peninjauan lokasi yang dipimpin langsung oleh Komandan Koramil bersama jajaran Babinsa Koramil 0825/20 Songgon berjalan dalam suasana tertib, lancar, dan aman. Kesuksesan survey ini menjadi fondasi kuat bagi tahap pelaksanaan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Binau, sekaligus membuktikan peran strategis TNI dalam memberikan dukungan nyata terhadap pembangunan infrastruktur dasar di kawasan pedesaan. Dengan roadmap yang jelas dan dukungan penuh dari masyarakat, jembatan yang akan menghubungkan dua dusun strategis ini diharapkan dapat direalisasikan dalam waktu dekat, membuka peluang ekonomi dan mobilitas yang lebih luas bagi warga Desa Songgon.

~Kodim Banyuwangi semakin produktif,

#Produktif
#Bhirawaanoraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *