Babinsa Koramil Songgon Kawal Program Kampung Zakat: Rp118 Juta Lebih Siap Guyur 12 Sub Program Pemberdayaan Warga Desa Bangunsari
SONGGON, BANYUWANGI, 17 Juni 2026 — Pendopo Kantor Desa Bangunsari, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi mendadak menjadi episentrum harapan bagi puluhan warga yang selama ini berjuang di pinggiran. Kamis siang itu, tepat pukul 11.00 WIB, Serka Haryo, Babinsa Desa Bangunsari dari Koramil 0825/20 Songgon, hadir mendampingi secara langsung kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Program Kampung Zakat Tahun 2026 yang digagas Kementerian Agama RI melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi. Kehadiran aparat TNI bukan sekadar seremonial — ini adalah komitmen nyata bahwa negara tidak tidur di tengah denyut nadi rakyat kecil.
Kegiatan yang dibuka resmi oleh Kepala Desa Bangunsari, Lulut Budi Kurniawan, itu dihadiri 25 peserta dari berbagai elemen strategis: Plt. Camat Songgon Khoiri, S.Sos., M.Si.; Sekdes Bangunsari Suwarso; Ketua UPZ Kecamatan Songgon H. Suparno bersama tim Baznas; tiga anggota BPD; para Kepala Dusun se-Desa Bangunsari; hingga Banom NU Ansor dan Fatayat. Forum lintas unsur ini menegaskan bahwa Program Kampung Zakat bukan milik satu golongan — ia adalah milik seluruh lapisan masyarakat yang berhak mendapat keadilan sosial.
Dalam forum tersebut terungkap kabar besar: Desa Bangunsari bersama Desa Bayu menjadi dua desa terpilih di seluruh Kabupaten Banyuwangi yang menerima kucuran dana dari Kementerian Agama senilai **Rp118.458.000**. Dana tersebut akan dialirkan melalui 12 sub program yang menyentuh langsung urat nadi kehidupan masyarakat, meliputi bedah rumah tidak layak huni (RLHB), rantang duafa, insentif marbot masjid, alat kesehatan, gizi anak, beasiswa jenjang SD, SLTP, perguruan tinggi, beasiswa tahfidz, modal usaha mikro bergulir, modal usaha tambahan, hingga bantuan alat kerja. Sebuah paket pemberdayaan yang komprehensif dan terukur, bukan sekadar bagi-bagi bantuan tanpa arah.
Komandan Koramil (Danramil) 0825/20 Songgon, **Kapten Kaveleri Andoko**, menyambut positif jalannya kegiatan ini. “Kehadiran Babinsa dalam setiap sendi kehidupan masyarakat adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Program Kampung Zakat ini sangat strategis karena menyentuh berbagai aspek kehidupan — dari sandang, pangan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi. Kami dari Koramil Songgon akan terus hadir mendampingi, memastikan setiap rupiah bantuan ini benar-benar sampai ke tangan yang berhak dan dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kesejahteraan warga,” tegas Kapten Andoko. Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan kondusif hingga dinyatakan selesai pada pukul 13.00 WIB — sebuah bukti bahwa sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat adalah fondasi pembangunan yang tak tergoyahkan.
~Kodim Banyuwangi semakin produktif,
#Produktif,
#Bhirawaaniraga.