Kapten Kav Andoko pimpin langsung kunjungan strategis ke Ponpes Anwarudin dan Ponpes Al-Qalam Desa Sumberarum — sinergitas TNI, ulama, dan pemerintah desa kian mengakar.
SONGGON, BANYUWANGI — Senin pagi, 13 April 2026, aroma pesantren menyambut langkah mantap Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoko, bersama Batituud Peltu Zainul Arifin dan dua personel Babinsa. Pukul 09.00 WIB, rombongan tiba di Pondok Pesantren Anwarudin, Dusun Pasar, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon — membuka lembaran baru komunikasi sosial yang hangat antara institusi militer dan lembaga pendidikan Islam di wilayah tersebut. Kehadiran Kepala Desa Sumberarum, Bpk. Supriyono, beserta Sekretaris Desa Ibu Sri Murti dan segenap perangkat desa turut memperkuat bobot kunjungan ini sebagai gerakan terpadu lintas sektor.
Ustadz Anwar, pengasuh Ponpes Anwarudin, menyambut kedatangan rombongan dengan penuh kehangatan. Dalam suasana komunikasi yang terbuka dan egaliter, Danramil Songgon mendengarkan langsung denyut kehidupan pesantren — dari dinamika santri, kebutuhan keamanan lingkungan, hingga harapan pengasuh terhadap sinergi bersama aparat teritorial. Pendekatan personal yang dibangun Kapten Kav Andoko bukan sekadar formalitas kunjungan, melainkan investasi kepercayaan jangka panjang antara TNI dan tokoh agama yang nyata berpengaruh di tengah masyarakat akar rumput Songgon.
Tidak berhenti di Dusun Pasar, rombongan Koramil melanjutkan langkah ke Dusun Krajan untuk menyambangi kediaman Ustadz Fahrurrozi, pengasuh Pondok Pesantren Al-Qalam. Kunjungan ke dua pesantren dalam satu rangkaian hari ini menegaskan komitmen Koramil 0825/20 Songgon dalam membangun komunikasi sosial yang sistematis, bukan insidental. Kegiatan Anjangsana dan Komunikasi Sosial (Komsos) ini sejatinya adalah wajah nyata fungsi teritorial TNI — hadir bukan hanya saat krisis, tetapi justru merajut kedekatan di masa-masa damai sebagai fondasi ketahanan sosial.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan kondusif. Momentum Anjangsana Komsos ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi TNI–ulama–pemerintah desa bukan sekadar jargon seremonial, melainkan ikatan yang terus dirawat dengan ketulusan dan ketekunan di lapangan. Di atas tanah Songgon yang subur, benih kepercayaan itu kembali disirami — dan masyarakat Desa Sumberarum menjadi saksi langsung kokohnya pilar kebangsaan yang berdiri di atas harmoni tiga unsur: aparat, ulama, dan rakyat.
~Kodim Banyuwangi semakin produktif,
#Priduktif,
#Bhirawaanoraga.
