JEMBATAN PERINTIS GARUDA TAHAP III: TNI DAN RAKYAT BERSATU, BANYUWANGI BERGERAK MAJU

Kapten Kav Andoko Pimpin Langsung Karya Bakti Hari Ketiga, Semangat Gotong Royong Mengalahkan Kerasnya Batu Sungai Binau

Songgon, Banyuwangi — Sabtu pagi, 28 Maret 2026, matahari belum sepenuhnya tinggi ketika Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoko, telah berdiri tegak memimpin apel bersama di lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III, Dusun Krajan, Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Tepat pukul 07.00 WIB, kegiatan Karya Bakti TNI memasuki hari ketiga bulan Maret 2026 itu resmi bergulir di tepi aliran Sungai Binau — bukan sekadar rutinitas kerja, melainkan sebuah komitmen nyata TNI untuk hadir di tengah denyut nadi kehidupan masyarakat.

Kegiatan ini bukan kerja segelintir orang. Barisan panjang personel dari Koramil 0825/08 Srono, Koramil 0825/12 Rogojampi, Koramil 0825/13 Singojuruh, Koramil 0825/14 Kabat, hingga Koramil 0825/19 Sempu, bahu-membahu turun langsung ke lapangan. Kepala Dusun Krajan, Bp. Nanang, dan Kepala Dusun Gumukcandi, Bp. Mukhlis, pun hadir bersama warga kedua dusun — membuktikan bahwa semangat gotong royong antara TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan aksi yang terukir dalam keringat di bibir sungai.

Di hari ketiga ini, deretan pekerjaan fisik yang tak ringan terus dikerjakan dengan penuh tekad: penggalian tanah untuk pondasi batu belah, pengerjaan pembesian kolom, serta pemecahan batu dan pemindahan material batu belah secara masif. Setiap ayunan cangkul dan setiap batang besi yang ditata adalah bagian dari mimpi besar warga Dusun Krajan dan Gumukcandi — sebuah jembatan yang kelak akan menjadi urat nadi penghubung akses mereka menuju puskesmas, pasar tradisional, sekolah, hingga lahan kebun yang menjadi sumber penghidupan sehari-hari.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam suasana tertib, lancar, dan aman — mencerminkan profesionalisme TNI sekaligus kehangatan kebersamaan dengan masyarakat. Jembatan Perintis Garuda Tahap III bukan sekadar infrastruktur beton dan besi; ia adalah simbol harapan yang dibangun dengan tangan-tangan yang tak pernah menyerah, bukti konkret bahwa ketika TNI dan rakyat bergerak bersama, tidak ada medan yang terlalu berat untuk ditaklukkan.

~Kodim Banyuwangi semakin produktif,

#Produktif,
#Bhirawaanoraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *