*BANYUWANGI,* — Senja belum sepenuhnya luruh ketika Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, menginjakkan kaki di hamparan hijau Kampung Alpukat, Dusun Krajan, Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Rabu (18/3/2026) pukul 17.40 WIB. Perwira menengah itu tak datang untuk sekadar hadir dalam seremoni — ia datang untuk duduk bersama rakyat, berbuka puasa bersama sekitar 100 orang kaum dhuafa dan anak yatim piatu yang selama ini hidup dalam senyap di balik rindangnya pegunungan Banyuwangi selatan. Kedatangannya disambut hangat oleh Erwin Yudianto, S.H., Komisaris Seblang.com sekaligus pemilik Kampung Alpukat, yang menggagas acara penuh makna tersebut.
Tepat pukul 18.00 WIB, lantunan azan Maghrib membelah udara sejuk lereng Songgon. Komandan Kodim bersama seluruh tamu dan warga yang hadir menunaikan shalat Maghrib berjamaah sebelum berbuka — sebuah momen yang mengikis sekat antara pejabat dan rakyat. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si., Pasi Intel Kodim 0825 Kapten Caj Eko Wahyudianto, Danramil 20 Songgon Kapten Kav Andoko, sejumlah tokoh masyarakat, serta insan pers. Sebuah komposisi kehadiran yang mencerminkan bahwa kepedulian sosial di bulan suci ini bukan monopoli satu kelompok, melainkan gerakan kolektif lintas elemen bangsa.
Pukul 18.30 WIB, Erwin Yudianto menyampaikan sambutan yang tulus dan merendah, menyebut Kampung Alpukat hanya sebagai “gubuk sederhana” milik masyarakat — namun mengundang nama-nama besar untuk duduk bersama orang-orang paling membutuhkan. Puncak acara tiba pukul 18.40 WIB: penyerahan santunan langsung kepada kaum dhuafa dan anak yatim piatu, dipimpin oleh Letkol Arm Tryadi Indrawijaya di hadapan seluruh yang hadir. Momen ini bukan sekadar serah-terima amplop — ia adalah penegasan bahwa institusi TNI hadir bukan hanya di garis perbatasan negara, tetapi juga di garis terdepan perjuangan melawan kemiskinan dan kesepian.
Acara yang berlangsung penuh khidmat itu resmi ditutup pukul 20.30 WIB, sebelum Sang Dandim bertolak kembali menuju Kota Banyuwangi. Lebih dari sekadar buka bersama, kegiatan ini menjadi cermin nyata bahwa memuliakan kaum dhuafa dan anak yatim piatu bukan semata kewajiban moral dan sosial, melainkan juga bentuk ketaatan kepada perintah Allah SWT serta peneladanan sunnah Rasulullah SAW — nilai yang kini dihidupkan langsung oleh seorang komandan yang memilih turun ke bawah, bukan duduk di atas.
~Kodim Banyuwangi semakin produktif,
#Produktif,
#Bhirawaanoraga.
