Babinsa Koramil Songgon Gerakkam Program Solidaritas: Pembuatan Patok Pembatas Tanah Ciptakan Harmoni Desa Sumberarum

Songgon — Dalam upaya memperkuat ikatan sipil-militer dan mewujudkan pemberdayaan masyarakat, Babinsa Desa Sumberarum Koramil 0825/20 Songgon dengan sigap menginisiasi kegiatan kerja bakti pembuatan dan penataan patok pembatas tanah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat pagi, 23 Januari 2026 pukul 07.00 WIB di halaman Kantor Desa Sumberarum ini menunjukkan komitmen nyata tentara dalam mengatasi persoalan administratif tanah yang kerap menjadi potensi konflik di tingkat grassroot. Kehadiran Serka Edy Mulyono sebagai Babinsa setempat beserta seluruh perangkat pemerintah desa mengkonfigurasi sebuah sinergi yang solid, melampaui sekadar formalitas administratif.

Tak sekadar hadir sebagai penonton, Babinsa dan aparat desa secara langsung turut mencetak dan memasang patok-patok pembatas dengan teliti dan sistematis. Aktivitas yang berlangsung dalam suasana kompak ini mencerminkan dedikasi untuk mencegah sengketa lahan yang berpotensi menggoyahkan stabilitas sosial di Desa Sumberarum. Setiap patok yang dipancangkan menjadi simbol konkret dari kebijakan preventif, bukan sekadar reaktif terhadap masalah yang sudah menggunung. Melalui pendekatan grassroot ini, program-program pemberdayaan desa tidak hanya menjadi wacana semata, melainkan aksi nyata yang terukur dan tersentuh langsung oleh masyarakat.

Mengapresiasi langkah cepat ini, Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kaveleri Andoko menyatakan bahwa inisiatif Babinsa merupakan wujud nyata dari fungsi sosial kemiliteran yang tidak bisa diabaikan. “Kegiatan seperti ini adalah manifestasi dari visi kami untuk menjadi bagian integral dalam solusi permasalahan masyarakat lokal. Babinsa kami tidak hanya hadir untuk keamanan, tetapi juga untuk pembangunan dan pencegahan konflik di akar rumput. Kerja bakti ini menunjukkan bahwa dengan kolaborasi harmonis antara TNI dan aparatur desa, tidak ada masalah yang tak terselesaikan,” ujar Kapten Andoko dengan penuh keyakinan. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program-program sejenis akan terus diperkuat sebagai bagian dari strategi pendekatan komunitas yang komprehensif.

Alhasil, kegiatan berakhir dengan sempurna dalam suasana aman, tertib, dan penuh makna. Desa Sumberarum kini memiliki sistem patok pembatas yang jelas dan terverifikasi, menghilangkan ambiguitas administrasi tanah yang sebelumnya menjadi batu loncatan potensi sengketa. Pencapaian ini bukan hanya soal infrastruktur fisik semata, melainkan membangun fondasi kepercayaan dan kebersamaan antara institusi keamanan dengan masyarakat sipil. Momentum tersebut membuka peluang bagi inisiatif-inisiatif serupa di desa-desa sekitarnya, dalam misi besar memperkuat stabilitas sosial dan pembangunan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Songgon.

~Kodim Banyuwangi semakin produktif,

#Produktif,
#Bhirawaanoraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *