Anjangsana dan Komsos dengan Kerawat Dusun Sumberbulu Menunjukkan Komitmen Serius TNI AD dalam Memperkuat Sinergitas Pertahanan Lokal.
Songgon – Dalam langkah strategis memperkuat ikatan sosial kemasyarakatan, Bintara Tinggi Tata Usaha Urusan Dalam (Batituud) Koramil 0825/20 Songgon bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Sumberbulu telah melaksanakan Anjangsana sekaligus Komunikasi Sosial (Komsos) dengan para Kerawat Dusun dan mitra karib di lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Sumberbulu, Kecamatan Songgon, pada Rabu (21/1/2025) pukul 09.00 WIB. Kehadiran langsung prajurit TNI AD di tengah masyarakat pedesaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan manifestasi nyata dari dedikasi militer dalam menjaga kohesi sosial dan ketahanan pertahanan di tingkat grassroot. Pelaksanaan kegiatan yang melibatkan Peltu Zainul Arifin selaku Batituud Koramil Songgon, Serma Bagus Ismoko sebagai Babinsa, serta para tokoh masyarakat lokal, mencerminkan pendekatan inklusif yang menempatkan masyarakat sipil sebagai mitra strategis dalam membangun stabilitas wilayah.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana humanis dan tertib tersebut menghadirkan sejumlah komponen penting dari struktur kepemimpinan desa setempat. Hadir dalam forum dialog intensif ini adalah Bapak Imam Hidayat selaku Kepala Dusun Bulurejo, Bapak Supa’at P. sebagai Kepala Dusun Sumberagung, serta Bambang Suriyanto yang merupakan mitra karib dan jaring informasi di tingkat komunitas. Kolaborasi multistakeholder semacam ini menjadi fondasi krusial dalam mengidentifikasi kebutuhan riil masyarakat, khususnya dalam konteks pembangunan infrastruktur ekonomi kerakyatan yang sedang berlangsung di kawasan tersebut. Dialog yang dibangun secara terbuka dan responsif telah membuka ruang bagi masyarakat untuk mengkomunikasikan aspirasi, tantangan, dan harapan mereka langsung kepada institusi pertahanan.
Merespons positif terhadap kegiatan ini, Komandan Koramil (Danramil) 0825/20 Songgon Kapten Kaveleri Andoko menegaskan bahwa Anjangsana dan Komsos semacam ini merupakan bagian integral dari misi TNI AD dalam membangun sinergitas pertahanan yang kokoh dari tingkat akar rumput. “Kehadiran Batituud dan Babinsa kami di lapangan bukan hanya menunjukkan dedikasi TNI terhadap masyarakat, tetapi juga komitmen kami dalam mengidentifikasi potensi ancaman terhadap ketahanan di tingkat lokal,” ujar Kapten Andoko dengan penuh wibawa. Beliau menekankan bahwa setiap interaksi dengan masyarakat sipil adalah kesempatan emas untuk memperkuat fondasi keamanan regional dan membangun kepercayaan yang berkelanjutan. Danramil mengingatkan bahwa paradigma pertahanan modern tidak lagi berfokus pada pendekatan militeristik semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya preventif dan kolaboratif untuk menjaga stabilitas sosial-keamanan.
Keberhasilan pelaksanaan kegiatan Anjangsana dan Komsos ini, yang berjalan dalam suasana aman, lancar, dan penuh kekeluargaan, menjadi indikator positif bahwa strategi engagement TNI AD terhadap masyarakat telah mencapai momentum optimal. Momentum ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi intensifikasi program-program serupa di desa-desa lain di wilayah Songgon, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur sosial-ekonomi dan memperkuat resiliensi komunitas lokal terhadap berbagai tantangan keamanan. Dengan pendekatan yang holistik dan humanis, Koramil 0825/20 Songgon telah mendemonstrasikan bahwa pertahanan yang kuat adalah pertahanan yang didukung oleh masyarakat yang percaya, terinformasi, dan terilibat secara aktif dalam menjaga stabilitas kawasan.
-Kodim Banyuwangi semakin produktif,
#Produktif,
#Bhirawaanoraga.
