Koramil 0825/20 Songgon Amankan Ziarah Kubro MWC NU, Momentum Harlah NU Ke-100 Berjalan Tertib Dan Khidmat

Songgon — Dalam rangka memperingati Harlah Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-100, Batituud Koramil 0825/20 Songgon bersama anggota Babinsa menggelar operasi monitoring pengamanan yang ketat terhadap kegiatan Ziarah Kubro yang dilaksanakan oleh Pengurus Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Songgon. Bertindak sebagai tim keamanan lapangan, Peltu Zainul Arifin dan satu anggota Babinsa berhasil memastikan seluruh rangkaian kegiatan spiritual bernilai sejarah tersebut berlangsung dalam kondisi tertib, lancar, dan terjamin keamanannya. Operasi pengamanan yang dilakukan pada Minggu, 18 Januari 2026 pukul 07.00 hingga selesai ini menunjukkan komitmen Koramil dalam menjaga harmoni sosial kemasyarakatan sekaligus menghormati tradisi keagamaan yang mendalam.

Kegiatan peringatan abad pertama NU ini dihadiri oleh Ketua Tanfidziah MWC NU Songgon Hasan Bisri, S.Pd.I., Ketua Rois Suriyah MWC NU Songgon Ust. H. Komari, serta ribuan jama’ah dari berbagai latar belakang organisasi kemasyarakatan. Dalam pelaksanaannya, Kepolisian Sektor Songgon (Aipda Sholeh) dan Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Songgon (Abd. Hadi) turut memainkan peran strategis dalam mengkoordinasikan keamanan wilayah. Ribuan jama’ah yang berkumpul di Dusun Cemoro, Desa Balak, kemudian melakukan perjalanan spiritual untuk mengunjungi dan berdoa di sepuluh makam para sesepuh NU yang tersebar di beberapa desa dalam wilayah Kecamatan Songgon, termasuk makam tokoh-tokoh berpengaruh seperti KH. Abdullah Faqih, KH. Mudhofir, KH. Misbah, KH. Mansyur, dan KH. Sholeh.

Kehadiran delegasi lembaga keamanan dari Koramil 0825/20 Songgon dalam momen ini mencerminkan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara keamanan publik dan kebebasan beragama. Kapten Kaveleri Andoko, Danramil (Komandan Koramil) 0825/20 Songgon, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kesadaran kolektif masyarakat Songgon yang terus menjaga nilai-nilai historis dan spiritual NU tanpa mengorbankan stabilitas sosial. “Kegiatan ziarah kubro ini adalah bentuk nyata dari semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap sejarah organisasi massa yang telah mengakar kuat di masyarakat kita. Koramil berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan bermakna seperti ini dengan memberikan pengamanan maksimal sehingga masyarakat dapat melaksanakan tradisi spiritual mereka dengan tenang dan nyaman,” ujar Danramil Andoko dengan penuh keyakinan.

Kelancaran operasi pengamanan yang digelar Batituud Koramil 0825/20 Songgon bersama komponen keamanan terkait membuktikan bahwa sinergi solid antar institusi adalah kunci kesuksesan menjaga ketertiban dan keamanan di tingkat kecamatan. Dengan lebih dari seratus jama’ah yang terlibat, perjalanan spiritual ke sepuluh makam para sesepuh NU ini selesai dalam kondisi prima tanpa insiden apapun. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa pengamanan yang strategis dan responsif tidak hanya melindungi keselamatan masyarakat, tetapi juga memberikan ruang yang kondusif bagi pelestarian warisan budaya dan nilai-nilai keagamaan yang fundamental bagi kehidupan bermasyarakat di Songgon.

-Kodim Banyuwangi semakin produktif,

#Produktif,
#Bhirawaaniraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *